images/stories/id.gif   images/stories/gb.gif

Promosi dan Perannya di Lingkungan Pemerintah Jawa Barat PDF Cetak E-mail
Kontributor BKPPMD   
Thursday, 15 April 2010

Promosi dan Perannya di Lingkungan Pemerintah Jawa Barat


A. Pengertian Umum Promosi

1. Promosi dapat diartikan sebagai salah satu mata rantai sistem pemasaran, merupakan kegiatan komunikasi kepada target market yaitu potential investor, potential buyer’s dan potential tourist bagi pariwisiata, yang dilakukan dalam dan di luar negeri.
2. Bagi Pemerintah Daerah, promosi sebagai instrument pembangunan, dimana pelaksanaannya oleh lembaga yang merepresentasikan pemerintah daerah.
3. Promosi Pemerintah Daerah, adalah suatu aspek dalam bauran pemasaran, berfungsi sebagai sarana komunikasi dari OPD dan pemangku kepentingan investasi dengan target market, yang dalam konteks ini adalah potential investor, potential buyer’s dan potential tourist bagi pariwisata, di dalam dan di luar negeri.

 

B. Bentuk Promosi

Kegiatan promosi dapat dilaksanakan secara langsung dan atau menggunakan media seperti :
1. Memanfaatkan kemajuan teknologi (teknologi informasi) seperti web site, blog khusus milist email.
2. Melalui media promo yang dikemas dalam bentuk CD, Film atau
3. Media lainnya seperti Koran, majalah, tabloid, televisi dan radio

Selain menggunakan media, promosi pada umumnya sering dilakukan secara langsung melalui:
1. Kegiatan Pameran (exhibition).
2. Penggunaan sarana (tempat), seperti kantor perwakilan promosi dan pemasaran.
3. Kegiatan pengiriman & atau penerimaan misi (dagang, investasi, wisatawan)
4. Kerjasama dengan lembaga promosi (nasional/internasional)

C. Promosi Pada Organisasi Perangkat Daerah

Promosi sebagai instrument pembangun, yang pelaksanaannya oleh lembaga yang merepresentasikan Pemerintah daerah, adalah berfungsi sebagai sarana komunikasi dari Organisasi Perangkat Daerah dan pemangku kepentingan investasi lainnya sebagai salah satu instrument pembangunan yang merupakan kebutuhan dari suatu strategi guna mencapai tujuan pembangunan yang diinginkan.

Oleh karena itu perencanaan dan pelanksanaannya harus terkoordinasi dengan baik dalam satu manajemen perencenaan, pelaksanaan dan evaluasi serta pelaporannya secara terintegrasi. Pada prinsipnya setiap Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat dapat melaksanakan promosi baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan target serta sasaran pembangunan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah tahun 2005 – 2025 serta Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2008 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Tahun 2008 – 2013.

1. Kegiatan promosi yang dilaksanakan OPD di Jawa Barat, disepakati dengan pengelompokan kedalam jenis promosi perdagangan; kepariwisataan; dan investasi (TTI – Trade – Tourism – Investment).
2. Dipahami pula bahwa penamaan ‘promosi’ akibat dari nomenklatur instansi yang ada (Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah) yang mengangkat nama ‘Koordinasi Promosi’, dalam pelaksanaannya, ‘promosi’ adalah ‘pemasaran’, sebagaimana pelaksanaan yang dilakukan OPD, bahwa kegiatannya senantiasa terkait dengan hal-hal yang menyangkut ‘Marketing Mix’ atas dasar teori pemasaran yang ada (6 P :produk, Place, Price, Positioning, Power & Priority; serta Promotion), dengan demikian setiap OPD yang memperhatikan dan melaksanakan ‘6P’ dalam kegiatannya akan menjadikan efektif dan efesiennya bagi suatu tujuan pemerintah provinsi Jawa Barat yang ber’promosi’ sebgai instrument pencapaian sasaran pembangunan daerah.

D. Prasyarat Promosi Oleh Pemerintah Daerah

Dilihat dari aspek materi/bahan promosi, Organisasi Perangkat Darah (OPD) yang akan melaksanakan kegiatan promosi baik yang akan dilaksanakan di dalam negeri maupun luar negeri, perlu dipersiapkan dengan baik dalam hal :

1. Data atau informasi kegiatan promosi yan gakan di ikuti termasuk data atau informasi Negara tujuan promosi apabila akan dilaksanakan di luar negeri.
2. Materi yang menjadi bagian yang sangat penting sebagai prasarat pelaksanaan perlu dikoordinasikan oleh Organiasi Perangkat Daerah dengan memperhatikan kepentingan kebijakan pembangunan Provinsi Jawa Barat.
3. Data atau informasi serta bahan promosi yan gharus disiapkan dengan baik dalam bentuk hard dan soft copy harus dikemas dengan standard internasional dalam kegiatan promosi seperti informasi tentang objek promosi yang jelas dan ringkas, terdapat hasil analisis ekonomi yang cukup lengkap dan pengelola kegiatan yang di promosikan harus terinformasikan dengan jelas dan terperinci.
4. Informasi yang dikemas dalam bahan promosi harus dapat mengidentifikasikan keterkaitan antar sector dengan pendekatan kegiatan promosi berbasis kepada Trade Tourism dan Investment.
5. Kendali koordinasi pelaksanaan promosi harus memperhatikan peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam keterkaitan dengan Trade-Tourism-Investment, sebagai berikut :

E. Indikator Strategis Dan Arah Promosi Jawa Barat

1. Berbagai indikator strategis dalam kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat termuat dalam Perda Nomor 2 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Tahun 2005-2025 dan Perda Nomor 9 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Jawa Barat Tahun 2008 – 2013 dan derivatifnya yang memuat Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Kebijakan Strategis Pembangunan Jawa Barat, yang merupakan dasar-dasar bagi pengembangan dan perencanaan kebijakan operasional dan teknis di bidang kepromosian (TTI) atas unit-unit pelaksanaan tugas Pemerintah Jawa Barat (OPD), termasuk BKPPMD Provinsi Jawa Barat, senantiasa mengacu kepada kebijakan pembangunannya sesuai dnegan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentagn Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang concor dan dengan ketentuan pembangunan yang berlaku baik dalam tataran regional maupun local serta memperhatikan perubahan sosio ekonomi local, regional, nasional serta global. Faktor tersebut turut mempengaruhi pelaksanaan agenda, serta pencapaian target-terget indikator makro pembangunan daerah saat ini ke masa depan.

2. Pertimbangan potensi, kondisi, permasalahan, tantangan dan peluang yang dimiliki Jawa Barat serta mempertimbangkan budaya hidup bermasyarakat, tertuang dalam tahapan kedua Pembangunan Jangka Panjang Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maka arah kegiatan promosi jawa barat dilaksanakan sebagai upaya untuk mempercepat tercapainya ; “MASYARAKAT JAWA BARAT YANG MANDIRI, DINAMIS DAN SEJAHTERA”, sehingga arah promosi harus direncanakan sebagai berikut:
a. Promosi dalam bidang pembangunan Sumber Daya Manusia yang produktif dan Berdaya Saing;
b. Promosi dalam bidang pembangunan dan Pengembangan Ekonomi Regional Berbasis Potensi Lokal;
c. Promosi dalam bidang penyediaan dan peningkatan Kualitas Infrastruktur Wilayah;
d. Promosi dalam bidang pembangunan peningkatan Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Pembangunan yang Berkelanjutan;
e. Promosi dalam bidang pembangunan untuk Meningkatkan Efektiftas Pemerintahan Daerah dan Kualitas Demokrasi

Terakhir diperbaharui ( Thursday, 15 April 2010 )